Untuk mendapatkan nilai 100,
Yuk simak pembahasan soal dibawah ini....!!!
Kunci Jawaban 3.10 Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis AI - Bagian 3 [ pelatihan Pintar Kemenag ]
https://www.hanapibani.com/2023/11/kunci-jawaban-310-pembuatan-video-pembelajaran-berbasis-ai-bag-3.html
Bagi Sobat yang pengen nilai 100, yuk merapat...!!!
Kunci Jawaban 3.6 Pembuatan Presentasi Multimedia pembelajaran Berbasis AI - Bagian 4 [ Pelatihan Pintar Kemenag ]
https://www.hanapibani.com/2023/11/unci-jawaban-36-pembuatan-presentasi-multimedia-pembelajaran-berbasis-ai-bag-4.html
Materi Pokok Soal Seleksi Kompetensi Teknis terlampir dalam pengumuman ini.
Silaakn diunduh sebagai bahan persiapan...
Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Calon PPPK Kementerian Agama Tahun 2023
https://www.hanapibani.com/2023/11/jadwal-skd-pppk-kemenag.html
RPP Qur’an Hadis MI Sesuai KMA 183 Revisi Terbaru disusun sebagai referensi bagi guru Qur’an Hadis tingkat MI dalam menyusun rencana rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) di Madrasah sebagai bagian dari adminsitratif guru. RPP Qur’an Hadis Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) semester 1 dan semester 2 berikut ini disusun berdasarkan KMA 183 Tahun 2019 tentang Pendidikan Agama Islam di Madrasah.
Di dalam RPP Qur’an Hadis MI Sesuai KMA 183 Revisi Terbarui ini mencakup 8 komponen rencana pembelajaran, yakni Tujuan Pembelajaran, Kompetensi Dasar, Indikator, Materi Esensi, Metode, Media/Sumber Belajar, Kegiatan Pembelajaran, dan Penilaian. RPP merupakan dokumen yang berisikan konsep pembelajaran yang akan diterapkan oleh guru dalam proses pembelajarannya, namun guru harus tetap mengembangkan proses pembelajarannya sesuai dengan kondisi dan situasi.
RPP Qur’an Hadis tingkat Madrasah Ibtidaiyan (MI) berikut ini mengacu pada Buku Qur’an Hadis tingkat MI yang secara resmi dikeluarkan oleh Dit. KSKK Madrasah pada Tahun 2020. Sehingga RPP ini benar-benar terbaru sesuai regulasi yang ada terkait mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah yang berlaku saat ini.
Adapun format RPP Qur’an Hadis MI (KMA 183) Revisi Terbaru ini hanya 1 lembar dan dapat digunakan untuk pembelajaran online (daring) seperti di masa pandemi covid-19 saat ini, atau juga dapat dipakai untuk pembelajaran luring dan tatap muka. Diharapkan RPP Qur’an Hadis MI (KMA 183) Revisi Terbaru ini dapat dikembangkan oleh Bapak/Ibu guru agar nantinya lebih baik lagi dan dapat bermanfaat bagi guru madrasah tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) khususnya guru Qur’an Hadis.
Download RPP Qur’an Hadis Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 MI (KMA 183) Revisi Terbaru
Bagi Bapak/Ibu yang membutuhkan RPP Qur’an Hadis MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 sesuai KMA 183 Revisi Terbaru dalam format Microsoft Word, silahkan mengunduhnya melalui tautan berikut ini:
RPP Qur’an Hadis Kelas 1 MI Revisi Terbaru (KMA 183)
https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-al-quran-hadis-kelas-1-mi-terbaru.html
RPP Qur’an Hadis Kelas 2 MI Revisi Terbaru (KMA 183) https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-al-quran-hadis-kelas-2-mi-terbaru.html
RPP Qur’an Hadis Kelas 3 MI Revisi Terbaru (KMA 183) [Unduh]https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-al-quran-hadis-kelas-3-mi-terbaru.html
RPP Qur’an Hadis Kelas 4 MI Revisi Terbaru (KMA 183) https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-al-quran-hadis-kelas-4-mi-terbaru.html
RPP Qur’an Hadis Kelas 5 MI Revisi Terbaru (KMA 183) https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-al-quran-hadis-kelas-5-mi-terbaru.html
RPP Qur’an Hadis Kelas 6 MI Revisi Terbaru (KMA 183) https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-al-quran-hadis-kelas-6-mi-terbaru.html
Silahkan
diunduh dan tinggalkan jejak pada kolom komentar jika dirasa artikel kali ini
bermanfaat.
Bagi Sobat yang mengikuti Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis
Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Pusdiklat
Kemenag RI pada situs pintar kemenag, berikut kami bagikan kunci jawaban
untuk pelatihan 3.1 tentang Artificial Intelligent (AI) dalam
Pembelajaran - Bagian 1.
Silakan disimak...!!!
Kunci Jawaban 3.1 Artificial Intelligent (AI) dalam Pembelajaran - Bagian 1 [ Pelatihan Pintar Kemenag ]
https://www.hanapibani.com/2023/11/kunci-jawaban-ai-dlm-pembelajaran.html
Nama-nama yang terlampir pada bagian surat dibawah ini, berhak untuk mengikuti tahap penilaian selanjutnya.
Pengumuman Hasil Seleksi Anugerah GTK Madrasah Tahap 1
https://www.hanapibani.com/2023/11/pengumuman-hasil-seleksi-anugerah-gtk-thp-1.html
Contoh dokumen Standar Operasional Pelaksanaan (SOP) Madrasah
terdiri dari beberapa dokumen yang terdiri dari 8 (delapan) standar
nasional pendidikan.
Silakan unduh dibawah ini:
Download Contoh Standar Operasional Pelaksanaan (SOP) Madrasah
https://www.hanapibani.com/2022/07/contoh-sop-madrasah.html
Hasil AKMI bisa dilihat mulai tanggal 8 November 2023, nilai ini
bersifat rahasia dan sensitif, agar digunakan sesuai kebijakan Program
AKMI tentang bagaimana menyikapi isi data tersebut.
Pemberitahuan Data Hasil AKMI Tahun 2023
https://www.hanapibani.com/2023/11/pemberitahuan-data-hasil-akmi-tahun-2023.html
RPP Fikih MI Sesuai KMA 183 Revisi Terbaru disusun sebagai referensi bagi guru Fikih tingkat MI dalam menyusun rencana rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) di Madrasah sebagai bagian dari adminsitratif guru. RPP Fikih Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) semester 1 dan semester 2 berikut ini disusun berdasarkan KMA 183 Tahun 2019 tentang Pendidikan Agama Islam di Madrasah.
Di dalam RPP Fikih MI Sesuai KMA 183 Revisi Terbarui ini mencakup 8 komponen rencana pembelajaran, yakni Tujuan Pembelajaran, Kompetensi Dasar, Indikator, Materi Esensi, Metode, Media/Sumber Belajar, Kegiatan Pembelajaran, dan Penilaian. RPP merupakan dokumen yang berisikan konsep pembelajaran yang akan diterapkan oleh guru dalam proses pembelajarannya, namun guru harus tetap mengembangkan proses pembelajarannya sesuai dengan kondisi dan situasi.
RPP Fikih tingkat Madrasah Ibtidaiyan (MI) berikut ini mengacu pada Buku Fikih tingkat MI yang secara resmi dikeluarkan oleh Dit. KSKK Madrasah pada Tahun 2020. Sehingga RPP ini benar-benar terbaru sesuai regulasi yang ada terkait mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah yang berlaku saat ini.
Adapun format RPP Fikih MI (KMA 183) Revisi Terbaru ini hanya 1 lembar dan dapat digunakan untuk pembelajaran online (daring) seperti di masa pandemi covid-19 saat ini, atau juga dapat dipakai untuk pembelajaran luring dan tatap muka. Diharapkan RPP Fikih MI (KMA 183) Revisi Terbaru ini dapat dikembangkan oleh Bapak/Ibu guru agar nantinya lebih baik lagi dan dapat bermanfaat bagi guru madrasah tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) khususnya guru Fikih.
Download RPP Fikih Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 MI (KMA 183) Revisi Terbaru
Bagi Bapak/Ibu yang membutuhkan RPP Fikih MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 sesuai KMA 183 Revisi Terbaru dalam format Microsoft Word, silahkan mengunduhnya melalui tautan berikut ini:
RPP Fikih Kelas 1 MI Revisi Terbaru (KMA 183) [https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-fikih-kelas-1-mi-terbaru.html]
RPP Fikih Kelas 2 MI Revisi Terbaru (KMA 183) [https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-fikih-kelas-2-mi-terbaru-kma-183.html]
RPP Fikih Kelas 3 MI Revisi Terbaru (KMA 183) [https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-fikih-kelas-3-mi-terbaru-kma-183.html]
RPP Fikih Kelas 4 MI Revisi Terbaru (KMA 183) [https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-fikih-kelas-4-mi-terbaru-kma-183.html]
RPP Fikih Kelas 5 MI Revisi Terbaru (KMA 183) [https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-fikih-kelas-5-mi-terbaru-kma-183.html]
RPP Fikih Kelas 6 MI Revisi Terbaru (KMA 183) [https://www.hanapibani.com/2022/01/rpp-fikih-kelas-6-mi-terbaru-kma-183.html]
Silahkan
diunduh dan tinggalkan jejak pada kolom komentar jika dirasa artikel kali ini
bermanfaat.
Tujuan Diciptakannya Lisan
اَلْحَمْدُ للهِ
الَّذِيْ اَنْعَمَنَا بِنِعْمَة الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ وَ أَعْطَانَا
اللِّسَانَ بِاَفْصَحِ الْكَلَامِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ
الرَّحْمٰنُ وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
الْكِرَامُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى
اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاأَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ
وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ
Al-Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali al-Thusi menyampaikan dalam Bidayatul Hidayah, bahwa ada empat hal tujuan diciptakannya lisan oleh Allah ﷻ .
Pertama, memperbanyak dzikir, ingat kepada Allah ﷻ . Hal ini sebagai bentuk kita bersyukur kepada-Nya yang telah memberikan begitu banyak nikmat. Banyaknya menyebut asma-Nya dan mengingat-Nya dengan berdzikir, juga merupakan wujud cinta kita kepada-Nya. Sebab, pepatah mengatakan bahwa semakin kita cinta, semakin kita akan sering menyebut-nyebut namanya. Bahkan dalam sebuah hadits, Rasulullah saw. mengingatkan bahwa hamba yang paling utama derajatnya di sisi Allah ﷻ pada hari kiamat nanti adalah mereka yang banyak berdzikir kepada Allah ﷻ . Imam Abul Hasan al-Wahidi mengutip pernyataan Ibnu Abbas, mengatakan bahwa maksud dari hadits tersebut adalah berdzikir kepada Allah di berbagai kesempatan seperti usai shalat, tidur, bangun dari tidur, setiap makan dan juga saat istirahat.
Kedua, membaca Al-Qur’an. Hal ini penting untuk dapat menuntun kita ke jalan agama Allah ﷻ yakni agama Islam. Membaca Al-Qur’an juga memberikan kita begitu banyak pahala, meskipun kita tidak memahami kandungan dari ayat-ayat yang kita baca. Memperbanyak membaca Al-Qur’an juga akan memberikan kita syafaat kelak di hari kiamat. Bahkan dalam sebuah hadits, Rasulullah Saw bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
"Sebaik-baiknya orang di antara kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya".
Ketiga, memberikan petunjuk bagi makhluk Allah ﷻ mengenai agamanya yang benar, yang dijalankan oleh Rasulullah dan para sahabatnya, yakni agama Islam.
Keempat, menyampaikan kebutuhan agama dan dunia kita. Dalam arti belajar dan melakukan sesuatu keduniaan untuk memenuhi persyaratan peribadatan kita kepada-Nya. Termasuk soal keduniaan, kita bekerja untuk memperoleh bekal makan sebagai sarana agar kuat dalam beribadah. Jika lisan tidak digunakan untuk selain empat hal tersebut, maka tidak ada pilihan lain kecuali diam. Sebab, jika lisan tidak digunakan sesuai dengan tujuan penciptaannya, maka hal tersebut merupakan bentuk kufur nikmat. Oleh karena itu, marilah kita gunakan lisan sesuai dengan tujuannya atau lebih baik diam saja. Allah ﷻ pun berfirman dalam QS Al-Ahzab: 70:
يااَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian dan berkatalah (dengan) hal-hal baik." Dalam ayat lain, Allah ﷻ berfirman:
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ
"Tidak sekali-kali seorang manusia berbicara sepatah kata pun kecuali di sampingnya terdapat Raqib dan Atid" (QS Qaf: 18). Artinya, jika bukan hal baik yang disampaikan, lebih baik diam, tidak malah mengatakan hal-hal yang buruk. Sebab, ada dua malaikat yang selalu siap sedia mencatat segala perkataan kita.
Rasulullah Saw bersabda sebagaimana dikutip al-Imam al-Hafidz Jalaluddin Abdurrahman bin Abi Bakar al-Suyuthi dalam Lubabul Hadits:
مَنْ صَمَتَ نَجَا
“Siapa yang diam, maka dia selamat.” Syekh al-Alim al-Allamah Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani menjelaskan hadis tersebut dalam kitab Tanqihul Qaulil Hatsits fi Syarhi Lubabil Hadits bahwa diam dari bicara, tidak ngomong memang tidak memberikan pahala terhadap orang tersebut. Akan tetapi, dia dapat selamat dari siksa Allah ﷻ. Sebab, dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dari Ibn Umar radliyallahu ‘anhuma, disabdakan: “Siapa yang banyak bicara, dia banyak salah. Siapa banyak salah, maka banyak dosanya. Siapa banyak dosanya, tentu neraka lebih utama baginya.”
Oleh karena itu, hadirin jamaah Jumat yang dimuliakan Allah ﷻ, Mari kita upayakan untuk tidak perlu banyak bicara. dalam konteks kekinian, kita tidak perlu banyak mengunggah status di media sosial. Sebab, Luqman pernah berkata kepada anaknya, bahwa jika bicara merupakan bagian dari perak, maka diam adalah emas. Artinya, sebagaimana disebutkan Ibnul Mubarak, jika berbicara dalam ketaatan kepada Allah adalah perak, maka diam dari maksiat kepada Allah adalah bagian dari emas.
اِذَا مَا اضْطُرِرْتَ اِلَى كَلِمَةٍ * فَدَعْهَا وَبَابَ السُّكُوْتِ اقْصِدِ فَلَوْ كَانَ نُطْقُكَ مِنْ فَضَّةٍ * لَكَانَ سُكُوْتُكَ مِنْ عَسْجَدٍ
Artinya: "Jika tidak terpaksa untuk bicara sepatah kata, maka tinggalkanlah dan diamlah!. Jika pun pembicaraanmu merupakan bagian dari perak, maka sungguh diammu itu bagian dari emas"
Jamaah Jumat sekalian, Dalam kitab lain, Syarh Muraqil Ubudiyah ala Matni Bidayatil Hidayah, Syekh Nawawi menjelaskan bahwa diam mengandung 7.000 kebaikan yang terangkum dalam tujuh kalimat berikut. 1. Diam adalah ibadah tanpa usaha 2. Perhiasan tanpa permata 3. Kemuliaan tanpa raja 4. Benteng tanpa penjaga 5. Tidak butuh alasan manusia 6. Memperoleh kemuliaan malaikat Katibin 7. Tirai aib-aibnya
Oleh karena itu, mari kita jaga lisan kita, jaga jari-jemari dan lisan kita untuk menjalankan empat hal yang tadi telah dijabarkan. Jika tidak, maka tahan lisan kita untuk berbicara dan jemari kita dari mengunggah hal-hal buruk di media sosial dengan diam. Demikian khutbah yang saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَيَا فَوْزَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ
1. Rohmat Basori, S. Pd. I kategori Guru Berkarya
2. Fatihatul Munawarah, S. Pt kategori Guru Berprestasi
3. Melisa, S. Pd. kategori Guru Berprestasi
4. Hj. Ma'unah, S. Pd. I kategori Guru Teladan
5. Ismiati, S. Pd. I kategori Guru Teladan
6. Suryani, S. Sos. I kategori Guru Teladan
7. Raudatul Fitriani, S. Pd kategori Guru Berdedikasi
8. Eli Satriawan, QH., kategori Guru Berdedikasi
9. Baiq Harnita Purnama Sari, QH., S. Pd. I kategori Guru Berdedikasi
10. Suci Ermawati, S. Pd. I kategori Guru Berdedikasi
11. Suhirman, S. Pd kategori Guru Berdedikasi
12. Nuraini Usman kategori Tenaga Kependidikan Teladan
13. Baiq Nurul Wahyuningsih, SH. kategori Tenaga Kependidikan Berdedikasi
PAS
dan ASAS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 MI Nurul Jannah NW
Ampenan menggunakan android (online) untuk kelas VI dan paper (offline)
untuk kelas I-V.
“Saat bayi ibu baru lahir, Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik yang bisa ibu berikan untuk bayi. Tubuh ibu sudah disiapkan bisa memberikan ASI saat bayi lahir ke dunia.”
Apabila bayi diberi air putih atau cairan lainnya, bayi akan cepat merasa kenyang sehingga jarang menyusu. Jika bayi jarang menyusu akan berisiko mengurangi produksi ASI. Selain itu, bayi yang diberikan air putih atau cairan lainnya bisa terkena diare. Ingat ya,

Cakupan ASI Eksklusif Stagnan dalam 2 tahun terakhir berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI)

Terdapat 52,74 Juta (38,98%) Pekerja Perempuan di Indonesia

Breastfeed Report Card United State pada Bayi yang lahir tahun 2019

Faktor Penyebab Penurunan ASI Eksklusif di bulan ke-3 pada bayi 0-5 bulan antara lain:
ILO (International Labour Organization) merekomendasikan Cuti Melahirkan Selama 14 Minggu kepada 170 Negara Termasuk Indonesia.
India mengalami peningkatan capaian ASI Eksklusif yang cukup signifikan dari tahun 2015-16 (NFHS4) 65% menjadi 76% pada tahun 2019-21 (NFHS5). Salah satu faktor peningkatan cakupan ASI Eksklusif adalah dikeluarkannya kebijakan terkait ibu bekerja, antara lain:
Peran Ayah:
Peran Keluarga:
Peran Atasan dan Teman:
Peran Tenaga Kesehatan:
Peran Pemerintah:
Peran Instansi/Kantor/Manajemen:


Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi
Informasi nilai gizi per porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi
180 gr (1 potong besar) semangka

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi
Informasi nilai gizi per porsi

Resep untuk 3 porsi
Informasi nilai gizi per porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi
Informasi nilai gizi per porsi

Resep untuk 10 porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi
Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi

Resep untuk 3 porsi